Selamat datang di blog Femy Ariefiane Chandra semoga bermanfaat dan selamat membaca ☺

Rabu, 17 Desember 2014

Konsep dasar Bimbingan dan Konseling

Pengertian BK
-          Pengertian Bimbingan
Pengertian bimbingan menurut para ahli sebagai berikut :
1. Frank Parson, dalam Jones, 1951 “Bimbingan sebagai bantuan yang diberikan kepada individu untuk dapat memilih, mempersiapkan diri dan memangku suatu jabatan dan mendapat kemajuan dalam jabatan yang dipilihnya.”
2. Crow & Crow, 1960 “Bimbingan adalah bantuan yang diberikan oleh seseorang, laki-laki atau perempuan, yang memiliki kepribadian yang memadai dan terlatih dengan baik kepada individu-individu setiap usia untuk membantunya mengatur kegiatan hidupnya sendiri , mengembangkan pandangan hidupnya sendiri, membuat keputusan sendiri dan menanggung bebannya sendiri.”
2. Chiskolm, 1959 “Bimbingan membantu individu untuk lebih mengenali berbagai informasi tentang dirinya sendiri”
3. Bernard & Fullmer ,1969 “Bimbingan merupakan kegiatan yang bertujuan meningkatkan realisasi pribadi setiap individu.”
4. Mathewson,1969 “Bimbingan sebagai pendidikan dan pengembangan yang menekankan proses belajar yang sistematik.”
Dari beberapa pengertian bimbingan oleh para ahli maka kesimpulannya “Bimbingan adalah suatu proses pemberian bantuan kepada individu secara  sistematis, yang dilakukan oleh seorang yang memiliki keahlian dalam bidang itu agar individu dapat memahami dirinya, lingkunganya serta dapat mengarahkan diri dan menyesuaikan diri dengan lingkungan untuk dapat mengembangkan potensi dirinya secara optimal untuk kesejahteraan dirinya dan kesejahteraan masyarakat”


-          Pengertian Konseling
Konseling berasal dari bahasa Latin yaitu “consilium” berarti “dengan” atau “bersama” yang dirangkai dengan “menerima” tau “memahami. Sedangkan dalam bahasa Anglo-Saxon, istilah konseling berasal dari “sellan” berarti “menyerahkan” atau “menyampaikan”.
Pengertian konseling menurut para ahli sebagai berikut :
1.      Frank Parsons “Konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang mengalami sesuatu masalah (disebut konsele) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien.
2.       Prayitno dan Erman Amtidalam buku Dasar-Dasar Bimbingan Konseling (2004:105) “Konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah (disebut klien) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien.
3.       Winkel “Konseling adalah sebagai serangkaian kegiatan paling pokok dari bimbingan dalam usaha membantu konseli/klien secara tatap muka dengan tujuan agar klien dapat mengambil tanggung jawab sendiri terhadap berbagai persoalan atau masalahnya.”
4.      McDaniel, 1956 “Konseling adalah suatu rangkaian pertemuan langsung dengan individu yang ditujukan pada pemberian bantuan kepadanya untuk dapat menyesuaikan dirinya secara lebih efektif dengan dirinya sendiri dan dengan lingkungan.”
Berdasarkan pengertian konseling di atas dapat dipahami bahwa konseling adalah usaha membantu konseli/klien secara tatap muka dengan tujuan agar klien dapat mengambil tanggung jawab sendiri terhadap berbagai persoalan atau masalahnya.
Jadi, pengertian bimbingan konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik baik individu/kelompok agar mandiri dan berkembang secara optimal dalam hubungan pribadi, sosial, belajar, karir melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung berdasarkan norma-norma yang berlaku.


b.      Tujuan BK
  Bersikap respek terhadap orang lain, menghormati atau menghargai orang lain, tidak melecehkan martabat atau harga dirinya. Memiliki rasa tanggung jawab, yang diwujudkan dalam bentuk komitmen terhadap tugas atau kewajibannya.
  Memiliki kemampuan berinteraksi sosial (human relationship), yang diwujudkan dalam bentuk hubungan persahabatan, persaudaraan, atau silaturahim dengan sesama manusia.
  Memiliki kemampuan dalam menyelesaikan konflik (masalah) baik bersifat internal (dalam diri sendiri) maupun dengan orang lain.
  Memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan secara efektif.
c.       Hubungan, Persamaan dan Perbedaan BK
-          Hubungan antara Bimbingan dan Konseling
Menurut Mohamad Surya (1988), ada tiga pandangan yang mengenai hubungan antar bimbingan dan konseling. Pandangan pertama berpendapat bahwa bimbingan sama dengan konseling karena kedua istilah tisak mempunyai perbedaan yang mendasar. Pandangan kedua berpendapat bahwa bimbingan berbeda dengan konseling, baik secara dasar maupun cara kerja. Karena bimbingan merupakan pendidikan sedangkan konseling adalah psikoterapi yaitu usaha untuk menolong individu yang mengalami masalah serius. Pandang ketiga berpendapat bahwa bimbingan dan konseling merupakan kegiatan yang terpadu, keduanya tidak saling terpisah dan saling berkaitan.
-          Persamaan antara Bimbingan dan Konseling
Persamaan antara bimbingan terletak pada tujuan yang hendak dicapai yaitu sama-sama diterapkan dalam program persekolahan, sama-sama berusaha untuk memandirikan individu, dan sama-sama mengikuti norma-norma yang berlaku dilingkungan masyarakat.
-          Perbedaan antara Bimbingan dan Konseling

Perbedaan antara bimbingan dan konseling terletak pada segi isi kegiatan dan tenaga yang menyelenggarakan. Dari segi isi, bimbingan lebih banyak bersangkut paut dengan usaha pemberian informasi dan kegiatan pengumpulan data tentang siswa dan lebih menekankan pada fungsi pencegahan, sedangkan konseling merupakan bantuan yang dilakukan dalam pertemuan tatap muka antara dua orang manusia yaitu konselor dan klien. Dari segi tenaga, bimbingan dapat dilakukan oleh orang tua, guru, wali kelas, kepala sekolah, orang dewasa lainnya. Namun, konseling hanya dapat dilakukan oleh tenaga –tenaga yang telah terdidik dan terlatih. Dengan kata lain, konseling merupakan bentuk khusus bimbingan yaitu layanan yang diberikan oleh konselor kepada klien secara individu.

0 komentar:

Posting Komentar

Tunjukkan jika tutur bahasmu baik dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan :)